Entah Apa Yang Merasuki MU, Hingga Kalah 1-4 di Kandang Watford

  • Bagikan
manchester united
Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer tak ingin memberitahu secara terbuka terkait dirinya setelah kekalahan besar 1-4 kontra Watford/Foto: Istimewa

PAPUA, INDOtayang.COM — Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer tak ingin memberitahu secara terbuka apakah dirinya takut kehilangan pekerjaan setelah kekalahan besar kontra Watford pada Sabtu (20/11/2021).

Man United tumbang 1-4 saat melawat ke tim promosi Watford pada laga lanjutan Liga Inggris tersebut.

Sepanjang laga Premier League itu, MU tampak kalah intensitas, keinginan menang, dan ketenangan dalam penguasaan bola.

Man United memang berhasil memangkas ketertinggalan menjadi 1-2 pada awal babak kedua lewat gol pemain pengganti Donny van de Beek.

Kartu Merah Sang Kapten

Akan tetapi, Kartu merah yang sang kapten Harry Maguire terima pada menit babak kedua memupus asa Man United untuk bangkit lebih lanjut.

Bermain 10 orang membuat Cristiano Ronaldo cs tak bisa berbuat banyak walau CR7 sempat melewatkan satu peluang berharga yang bisa membuat keadaan jadi 2-2.

Dua gol lawan pada injury time pada akhirnya memusnahkan harapan para fans Setan Merah.

Seusai laga, pelatih Ole Gunnar Solskjaer tak ingin mengatakan secara terbuka apakah dirinya takut menghadapi pemecatan atau tidak.

“Saya telah bekerja di dan bersama klub selama 18 tahun terakhir dan kami selalu punya komunikasi bagus,” tutur Solskjaer di BBC.

“Kami punya komunikasi bagus dan itu merupakan pembicaraan kami apabila klub berpikir melakukan sesuatu, bukan pembicaraan bersama Anda.”

“Kita tahu hasil-hasil tak cukup bagus. Kami sempat menjalani 30 laga tak terkalahkan tetapi kini kalah dua kali beruntun, kebobolan empat gol pada laga-laga tersebut.”

Lambaian Tangan Sang Pelatih

Solskjaer pun menjelaskan aksinya melambaikan tangan kepada para fans seusai pertandingan di Vicarage Road tersebut.

Banyak pihak berpendapat ini adalah cara bagi sang pelatih untuk mengucapkan selamat tinggal.

Ia mengaku, gestur tersebut bukanlah salam perpisahan melainkan ucapan maaf.

“Saya merasakan kepedihan para fans dan saya merasakan hal sama seperti mereka, kami malu dengan kekalahan ini,” lanjut sang bos.

“Kami dalam rentetan laga sangat buruk dan dalam situasi buruk. Tetapi, itulah sepak bola.”

“Mereka terus mendukung tim dan siapapun yang berada di lapangan.”

“Terkadang, Anda harus mengucapkan maaf dan hal itu adalah permintaan maaf terhadap performa kami.”

Laporan terkini hingga berita ini kami turunkan adalah para petinggi Manchester United bersiap mengadakan pertemuan virtual pada pukul 02.00 WIB untuk mendiskusikan paket kompensasi bagi Solskjaer. (Yan)

Sumber : Kompas

  • Bagikan