Antonio Conte Tak Kuasa Menolak Pinangan Tottenham Hotspur

  • Bagikan
antonio conte
Antonio Conte akan merapat ke Tottenham Hotspur. Hal yang agak mengejutkan karena sebelumnya dia pernah menolak pinangan di asal London itu/ Foto: Istimewa

PAPUA, INDOtayang.COM — Antonio Conte akan merapat ke Tottenham Hotspur. Hal yang agak mengejutkan karena sebelumnya dia pernah menolak pinangan di asal London itu.

Pada musim panas lalu, Conte mendapat pinangan untuk mengisi kekosongan kursi manajer setelah Tottenham memecat Jose Mourinho. Sayangnya, ajakan tersebut mentahkan begitu saja.

Alasan utama Antonio Conte karena proyek yang Tottenham Hotspur sodorkan kurang menjanjikan. Atau pada intinya, petinggi klub ogah memberikan budget tinggi bagi mantan arsitek Chelsea tersebut untuk membangun tim sesuai keinginan.

Pada akhirnya Tottenham memboyong Nuno Espirito Santo. Nahas, pada Senin kemarin, 1 November 2021, eks manajer Wolvermapton itu pun kena pecat karena gagal mengangakat performa tim setelah empat bulan berkompetisi.

Kini Conte kembali dilirik. Anehnya, sang pelatih yang masih menganggur usai mundur dari Inter Milan itu langsung setuju. Malahan sekarang dia sudah berada di London dan siap meresmikan kontrak satu setengah tahun dengan The Lilywhites.

Budget Besar untuk Conte

Sudah tentu bukan sembarangan Conte mau menerima tawaran Tottenham kali ini. Dan menurut Calcio Mercato, salah satu alasan eks allenatore Juventus itu karena bos Daniel Levy menjanjikan dana besar untuk menyokong proyeknya.

Tidak tanggung-tanggung, janji Levy, dia akan memberikan 100 juta euro, sekitar Rp1,65 triliun untuk belanja pemain, khusus di musim dingin nanti.

Selama ini Conte memang terkenal sebagai juru ramu taktik yang keras kepala dan memiliki prinsip. Ia ogah bekerja bila klub tidak memberikan dukungan seperti yang ia mau.

Selain Tottenham, pada musim panas kemarin Conte juga menolak tawaran dari Arsenal. Hal yang sama kabarnya juga menjadi alasan dia memilih mengabaikan ajakan The Gunners.

Ketika di Juventus, dia memutuskan pergi karena bersitegang menyangkut urusan prioritas alokasi dana klub. Begitu juga dengan saat bersama Inter. Conte ogah melanjutkan proyek di sana karena tahu klub tidak memiliki dana guna menyempurnakan skuad. (Yan)

Sumber: Viva.co.id

  • Bagikan