Vaksinasi Dosis Pertama Rampung Tahun Ini, Hasil Ratas Evaluasi PPKM

  • Bagikan
menteri kesehatan budi gunadi sadikin mengatakan vaksinasi pada vaksin dosis pertama akan rampung akhir tahun
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan saat keterangan pers Evaluasi PPKM, Vaksinasi dosis pertama rampung akhir tahun/Istimewa

PAPUA.INDOtayang.COM— Pada akhir tahun ini, perkiraan 59% dari total populasi akan mendapatkan vaksinasi penuh. Sekitar 80,5% perkiraan mendapatkan akses vaksin dosis pertama. Hal ini Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan saat keterangan pers Evaluasi PPKM.

Dia juga menyampaikan vaksinasi per hari ini sudah mencapai 172 juta dosis. Jumlah itu terdiri dari 108 juta mendapat dosis pertama dan 63 juta lainnya mendapatkan vaksin lengkap.

Transisi ke Endemi, Menkes Kaji 3 Obat Antivirus Covid-19

“Update vaksinasi per hari ini sudah mencapai 172 juta dosis. 52% dari target nya kita, 108 juta rakyat sudah mendapatkan dosis pertama, 63 juta dosis lengkap,” kata Budi, Senin (18/10/2021).

Target terpenuhi

Memberikan target untuk dua juta suntikan per hari juga telah terpenuhi selama enam hari. Pada bulan September terjadi pada tanggal 22, 23, 29, dan 30 serta 13 dan 14 Oktober. “Puncaknya pada angka 2,2 juta suntikan per hari,” ungkapnya.

Apabila bisa mempertahankan laju seperti ini, Budi mengatakan pada akhir tahun mendekati 300 juta suntikan vaksin. Serta 168 juta orang atau 80,5% mendapatkan vaksinasi dari targetnya 208 juta orang mendapatkan suntikan pertama.

Sementara itu 59% dari populasi telah mendapatkan dosis pertama.

“Kita perkirakan untuk vaksinasi lengkap 122 juta orang atau 59% dari target 208 juta orang di atas 12 tahun,” jelas Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Dia menjelaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta untuk bisa mempercepat vaksinasi. Terutama di sejumlah daerah seperti yang akan melakukan acara besar di Mandalika.

“Terutama ibu kota provinsi yang masih rendah, beberapa padat penduduknya, dan bisa mempercepat acara besar seperti Mandalika,” ungkap Budi saat konpers evaluasi PPKM.(One/ Yan)

Sumber : cnbcindonesia

  • Bagikan