Selama PON XX Papua 2021 UMKM Raih Lonjakan Pendapatan

  • Bagikan
selama pon xx papua 2021 pendapatan umkm di merauke meningkat
Selama Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 membawa dampak positif terhadap usaha mikro kecil Menengah UMKM di Kabupaten Merauke/Foto: Istimewa

MERAUKE, INDOtayang.COM– Selama perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 membawa dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Merauke, Papua. Khususnya, bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengalami peningkatan pendapatan secara signifikan dalam beberapa waktu lalu kala penyelenggaraan ajang olahraga ini.

“Ekonomi untuk rakyat kecil mengalami lonjakan pendapatan yang luar biasa,” kata Bupati Merauke Romanus Mbaraka di Media Center Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) PON XX Papua Klaster Merauke, Jumat (15/10/2021).

Menurut dia, dari ajang PON XX Papua seluruh pelaku UMKM mendapatkan lonjakan pendapatan yang signifikan. Biasa dalam satu hari para pelaku tersebut mendapatkan pendapatan sekitar Rp300.000-600.000.

Ketika ada ajang PON Papua, para pelaku tersebut, mendapatkan kelimpahan lonjakan perekonomian dari mulai Rp1.000.000 hingga Rp5.000.000.

Data di atas, merupakan hasil perhitungan yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Merauke.

Sehingga, instansi tersebut dapat menangkap lonjakan pendapatan dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tersebut secara mendetail.

Kemudian, diperkuat oleh data dari Bank Indonesia yang memberikan kajian berkaitan dengan dampak PON Papua terhadap perekonomian di Merauke.

Dampak positif PON Untuk UMKM

Pelaku UMKM yang terdampak efek PON Papua antara lain bergerak dalam bidang kerajinan, kuliner, restoran, pedagang kecil, pemilik warung dan lain sebagainya.

“Dari mulai pagi hingga sore hari, para pelaku UMKM tersebut mengalami lonjakan yang signifikan,” tuturnya.

Dalam memastikan lonjakan pendapatan tersebut mengalami dampak positif di beberapa waktu ke depan. Pihaknya kini tengah merumuskan kebijakan yang akan mempertahankan daya beli masyarakat tetap stabil.

Kabupaten Merauke berencana akan menggelontorkan sejumlah uang untuk rakyat, senilai Rp10 miliar yang akan kita berikan sebelum Desember 2021.

Kebijakan ini kita buat, lanjut dia, untuk merangsang daya beli masyarakat agar tetap tinggi selama beberapa bulan ke depan. Dengan begitu, roda perputaran perekonomian wilayah Merauke dapat terus terjaga.

“Saya berencana memberikan program pemberdayaan yang akan memberikan¬†cash money¬†sebanyak Rp10 miliar pada masyarakat,” katanya.

Dia optimis, dampak dari kebijakan ini akan membuat para pelaku UMKM di Merauke tetap bergelora selepas usainya perhelatan PON XX Papua.

Lancarnya roda perekonomian pelaku UMKM, tentunya akan sangat berdampak bagi pertumbuhan perekonomian daerah. Dengan begitu, dapat secara langsung mempengaruhi kesejahteraan daerah terkait.

“Saya akan coba dorong itu, agar terus dapat memberikan dampak kepada masyarakat,” imbuhnya.(Yan)

Sumber : Infopublik.id

  • Bagikan