Pupuk NPK Mutiara Untuk Tanaman, Bagaimana Cara Menggunakannya?

  • Bagikan
pupuk npk mutiara untuk tanaman hias dan perkebunan
Menggunakan Pupuk NPK Mutiara Yang Tepat/Istimewa

PAPUA, INDOtayang.COM—Pupuk NPK mutiara merupakan salah satu jenis pupuk yang banyak orang yang menggunakan.  Baik untuk tanaman perkebunan atau sekadar untuk tanaman hias.

Karena pupuk jenis ini memiliki manfaat yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman dengan cepat.

Pupuk NPK sendiri merupakan pupuk jenis kimia yang memiliki kandungan nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).

Penggunaan pupuk NPK dengan tepat dan benar dapat menyuburkan keseluruhan tanaman. Dan mulai dari daun, bunga, batang serta akar tanaman. Oleh karena itu pupuk NPK mutiara mengklaimnya

Jika kamu tertarik menggunakan pupuk NPK mutiara, ketahui dulu cara menggunakannya pada tanaman yang yang sesuai dan benar.

Mengapa demikian? Karena bila salah dalam menggunakannya, yang terjadi malah tanaman akan menjadi rusak atau bahkan mati lantaran sifat kimia yang ada pada pupuk tersebut.

Kerusakan yang bisa terjadi antara lain tanaman menjadi layu, menjadi gosong atau terbakar hingga kematian pada tanaman.

Maka dari itu, penggunaan pupuk NPK untuk menyuburkan tanaman sebenarnya cukup berisiko. Namun itu bukan berarti tidak bisa menggunakan pupuk tersebut.

Pemberian pupuk yang benar

Ada cara yang bisa anda lakukan untuk menggunakan pupuk mutiara untuk menghindari kerusakan tanaman, yakni sebagai berikut:

Larutkan 10 gram pupuk  ke 1 liter air

Biasanya pupuk NPK mutiara yang ada di pasaran memiliki berat 1 kg. Dan melarutkan 1 kg pupuk tersebut dengan air sebanyak 100 liter.

Maka dari itu, kamu harus betul-betul sesuai menakarnya ketika akan melarutkan dengan air. Untuk memudahkanmu, siapkan air 1 liter di dalam ember.

1 liter air di dalam ember tadi lalu campurkan dengan 10 gram pupuk NPK mutiara. Takaran untuk 10 gram kurang lebih setengah sendok makan lebih. Setelah mencampurkan 1 liter air dengan 10 gram pupuknya, larutkan sampai merata semua.

Setelah larutan merata semua, gunakan takaran cangkir kecil untuk pengocoran alias penyiramanan ke tanaman. Untuk tanaman yang ada di polybag kecil, bisa kocorkan larutan pupuk NPK sebanyak setengah cangkir.

Jangan sampai pengocoran mengenai batang apalagi daun tanaman. Gunakan cara ini sebanyak 1 kali dalam seminggu sampai tanaman ke usia pembungaan dan pembuahan.

Namun yang perlu perhatian, jangan gunakan setiap hari, karena interval waktunya harus sesuai kebutuhan tanamannya.

Jika penggabungan antara takaran air dan jumlah pupuknya harus baik dan benar, maka tanaman perkebunan atau tanaman hias akan subur dan aman.

Yang perlu jadi perhatian

Usia tanaman harus dewasa

Jangan gunakan pupuk nitrogen pospor dan kalium pada bibit tanaman yang masih kecil atau belia. Usahakan menggunakan pupuk tersebut pada tanaman yang sudah dewasa.

Jangan menabur pada tanaman di polybag

Penaburan pupuk tersebut ke tanaman tidak baik untuk tanaman, apalagi jika penaburan dekat batang tanamannya.

Namun, apabila ingin menggunanakannya dengan cara menabur, usahakan pupuknya jauh dari batang tanaman dengan jarak minimal 50 cm.

Jika menggunakan polybag kecil, sebaiknya jangan menggunakan nya dengan cara menabur pupuk ini.  Karena akan terlalu dekat dengan batang tanaman.(One/Yan)

Sumber : kompas.com

 

  • Bagikan